LUSTRASI GENERASI UNTUK INDONESIA
LUSTRASI GENERASI UNTUK INDONESIA
Lustrasi berasal dari bahasa Latin lustratio yaitu
istilah untuk berbagai metode purifikasi (penyucian atau pembersihan) dan ekspiasi (penjelajahan atau pencarian) dilakukan orang-orang
Yunani dan Romawi (1991 Enyclopedia Britannica). Sebagai bentuk perkembangan
dalam term (ketentuan) politik dan hukum. Lustrasi mulai populer sejak revolusi demokratik
1989 di Eropa Timur, yang bermula dari ketidakpercayaan dengan kemampuan bekas
rezim komunis untuk melaksanakan reformasi demokratis. Lustrasi merupakan
tindakan sistemis untuk membersihkan berbagal hal yang menyangkut dengan
komunis dari demokrasi yang sedang dibangun, generasi yang melakukan hal itu
disebut generasi pemangkas atau yang disebut potong generasi. Potong generasi
pernah menguat saat zaman reformasi, cukup usang untuk diperhatikan kembali
namun pada saat itu banyak harapan-harapan yang tinggi untuk Indonesia jika negeri
ini dipimpin oleh generasi-generasi baru yang tentunya akan memberikan kemajuan
pada negeri ini. Jika hal ini terjadi apakah akan memberikan dampak pada negeri
ini, lantas dampak apa yang akan diberikan? Apakah akan memberikan dampak
positif atau negatif mengingat tiap generasi mempunyai pemikiran-pemikiran yang berbeda di
setiap zamannya dan jika dengan melakukan pemotongan generasi apakah generasi
tersebut dapat merubah Indonesia mengarah ke hal positif atau negatif? Untuk itu
mari kita bahas bersama dalam artikel ini.
Indonesia merupakan negeri yang sangat menakjubkan di
negeri ini terbentang luas kepulauan dari sabang sampai merauke miangas sampai
pulau rote, dengan luas 1.904.569 km²
serta dengan berbagai keragaman dari suku, budaya, bahasa dan berbagai
keberagaman lainnya yang membuat Indonesia menjadi negara yang penuh dengan keberagaman dan berbagai perbedaan yang ada sesuai
dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang dimiliki negeri ini. Namun sangat
disayangkan dalam negeri yang penuh keajaiban ini acapkali terdapat hal
yang membuat kerusakan dan kekacauan menyebabkan Indonesia menjadi negara mundur
karena ulah beberapa orang-orang yang melakukan kecurangan dan kejahatan dalam
negeri ini, sehingga perlahan jika tidak dilakukan perubahan dalam waktu dekat
maka negeri Indonesia akan berada di titik terendah dan tidak mampu untuk
bangkit lagi.
Berbagai permasalahan terjadi di Indonesia diantaranya
kemiskinan, fasilitas pendidikan yang belum memadai, konflik internal dalam
negeri, adu domba politik, adanya kasus korupsi dari segala tingkat
pemerintahan. Hal tersebut segelintir permasalahan yang terjadi di Indonesia, dengan telah diadakannya kebijakan-kebijakan untuk mengentaskan permasalahan tersebut di
Indonesia, nyatanya sampai sekarang tidak memberikan hasil yang maksimal sehingga
menyebabkan hal-hal yang sangat penting bisa tertinggal karena perkembangan
zaman yang terus maju. Seiring berkembang zaman Indonesia memerlukan akses dan fasilitas yang
sesuai dengan perkembangan zaman saat ini, mengingat dalam permasalahan di atas kemungkinan akan sulit untuk dituntaskan jika tidak adanya pembaharuan
dalam negeri ini.
Lantas pembaharuan apa yang akan memberikan dampak
positif kepada negeri ini? Apakah dengan melakukan “Lustrasi Generasi” atau bisa
disebut juga pemangkasan generasi/potong generasi akan memberikan keberpihakan
positif pada Indonesia? Melalui analisis yang telah saya pribadi lakukan ada beberapa
hal yang dapat dijadikan alasan jika kita melakukan Lustrasi Generasi, hal ini
saya lihat secara menyeluruh baik dari sisi positif dan negatif
A. Dampak
Positif Lustrasi Generasi
1. Berjalannya
Pemerintahan Akan Sesuai Dengan Perkembangan Zaman.
Berkembangnya zaman saat ini, saya menilai bahwa adanya Ketidakefektifan dan efisiensi pemerintah dalam menjalankan tugasnya salah satunya dengan kurang memaksimalkan pemerintah dalam kebijakan dengan teknologi saat ini, contohnya tidak efisien dan efektif penggunaan e-ktp yang terkadang masih harus di fotokopi kembali untuk melampirkan ke dalam dokumen sehingga penggunaan e-ktp tidak sesuai sebagai bentuk identitas digital yang tidak memerlukan lagi bentuk fisik. Maka dari itu ini menjadi salah satu contoh perkembangan teknologi yang belum 100% dengan baik terhadap perkembangan zaman yang ada.
2. Sistem
Pendidikan
Belva
seorang profesor dari Harvard menyatakan bahwa pendidikan Indonesia telah
tertinggal 128 tahun, dalam hal tersebut Indonesia tertinggal jauh dengan
kualitas pendidikan di negara maju. Hal ini bisa disebabkan karena beberapa faktor-faktor
diantaranya kualitas tenaga pengajar, fasilitas pendidikan, dan kemiskinan sehingga dengan
faktor-faktor tersebut Indonesia mempunyai pendidikan yang sangat terlambat. Dan
jika hal itu terus stagnan sementara generasi yang sekarang mempunyai kapasitas
yang tidak sesuai dengan zamannya maka ada kemungkinan jika sistem pendidikan
Indonesia akan tetap terbelakang tanpa adanya kemajuan.
3. Pendataan
Berbasis Teknologi
Di
era saat ini melakukan pendataan dengan memanfaatkan teknologi dapat memberikan
efisiensi waktu dan ruang selain itu transparansi akses akan mudah terlaksana. Dalam
hal ini juga memberikan kemudahan dalam melakukan pendataan bagi bidang-bidang di
Indonesia, diantaranya bidang kesehatan, keuangan, keamanan, dan lainnya.
4. Berkembangnya
Teknologi Berkurangnya Kemiskinan
Jika
teknologi dilakukan dengan tepat untuk Indonesia maka akan meminimalisir
kemiskinan dengan adanya perkembangan teknologi maka akan tercipta lapangan
kerja baru sehingga dapat membantu masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan
pekerjaan.
B. Dampak
Negatif Lustrasi Generasi
Dalam melakukan Lustrasi Generasi di Indonesia
dapat menyebabkan kericuhan publik karena adanya ketidakpercayaan masyarakat
terhadap pemimpin sebelumnya, selain itu memberikan penurunan kepercayaan
masyarakat pada generasi baru yang memimpin pemerintahan.
Kesimpulan, dengan adanya Lustrasi Generasi untuk
Indonesia merupakan suatu kesempatan untuk memajukan Indonesia bersama generasi
yang baru, melihat dari dampak positif yang dapat diperhitungkan dan dampak
negatif yang bisa di minimalisir, karena kita tidak akan pernah tahu apakah
dengan cara ini memberikan keefektifan dan efisiensi pada Indonesia atau
sebaliknya. Seperti yang telah saya jelaskan tadi bahwa dengan berbedanya
generasi maka akan mempunyai pemikiran yang berbeda-beda, lalu dengan melakukan
Lustrasi Generasi akan memberikan dampak positif atau negatif pada negeri ini? Semua
tergantung dengan kemampuan para generasi yang baru dengan melakukan kerjasama
dengan masyarakat Indonesia untuk sama-sama memajukan bangsa ini. Sekian artikel
yang saya analisis pribadi, saya berharap dengan artikel ini dapat memberikan manfaat
untuk para pembaca.
Referensi:
1. https://www.kompasiana.com/zyandana/54f73188a33311387a8b4637/teringat-kata-potong-generasi
2. https://antikorupsi.org/id/article/potong-generasi-korupsi
3. https://www.youtube.com/watch?v=eLYY_eHoxIA
bagus
BalasHapus