Rumitnya Bahasa Indonesia, Yang Seringkali Dianggap Remeh Orang Indonesia Dalam Penggunaan Di Lingkungan Sosial

 

Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang memiliki penuturan terbanyak di dunia, hal ini dapat dibuktikan bahwa bahasa Indonesia berada di tingkat ke-6 dari 10 negara yang berada di kategori penggunaan bahasa terbanyak di dunia.

Namun, dibalik hal tersebut terdapat sebuah fakta yang mana bahasa Indonesia dalam penggunaan di lingkungan sosial mengalami berbagai penurunan dalam menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Acapkali, hal ini juga terjadi tidak hanya di lingkungan masyarakat saja melainkan dalam lingkungan pemerintahan masih banyak sekali dalam menggunakan bahasa Indonesia tidak sesuai dengan tata bahasa.

Apa itu tata bahasa? Pasti, masih banyak sekali yang belum mengetahui bahwa dalam menggunakan bahasa Indonesia diperlukan tata bahasa sebagai salah satu upaya untuk menghilangkan dan mengurangi masalah dan dampak dalam penggunaan bahasa Indonesia di dalam kehidupan sehari-hari.

Tata bahasa atau yang biasa disebut dengan gramatika ialah suatu susunan atau stuktur dalam membentuk kalimat dengan berdasarkan aturan yang telah disepakati bersama.

Penggunaan tata bahasa atau gramatika ini sangatlah jarang dalam memberikan eksistensinya di sebuah tulisan saat ini, terutama dalam tulisan penting seperti dokumen pemerintah yang masih saja mengalami berbagai kesalahan dalam tata bahasa atau gramatika dalam penulisannya.

Jika dalam menggunakan teks tanpa mengikuti aturan yang ada di dalam tata bahasa atau gramatika maka akan memberikan suatu berbagai permasalahan dan akan berdampak dalam kalimat tersebut.

Penggunaan teks tanpa diikuti tata bahasa atau gramatika ini akan membuat bahasa Indonesia tersebut tidak baik dan benar, contohnya saja akan memberikan dampak terhadap kasus hukum dan memicu buruknya penggunaan bahasa tersebut.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa bahasa Indonesia saat ini merupakan bahasa yang penuturannya sangatlah besar sehingga hal ini perlu kita jadikan bahan untuk refleksi bersama-sama dalam menggunakan bahasa Indonesia saat kini, nanti dan di masa depan.

Untuk itu sebagai warga Indonesia kita perlu untuk mempelajari tata bahasa Indonesia dengan baik dan benar sehingga bahasa Indonesia kita memiliki nilai yang sesuai dengan aturan.

Terdapat berbagai kesalahan dalam menggunakan bahasa Indonesia contohnya saja dalam penulisan APOTEK karena nyatanya dalam penggunaan kata APOTEK masih menulis kata tersebut dengan APOTIK.

Hal inilah yang akan memberikan dampak serta masalah yang signifikan jika tidak untuk segera diperbaiki, dan sebelum memperbaiki alangkah baiknya mempelajari tata bahasa terlebih dahulu,

Dalam penulisan suatu teks tentunya kita dapat melihat rujukan untuk mendapatkan tata bahasa yang baik dan benar dengan melihat dari KBBI, EYD V, Tesaurus, dan Persamaankata.

KBBI yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia dapat dilihat di situs https://kbbi.kemdikbud.go.id/ dalam situs tersebut dapat melihat tata bahasa yang tepat dalam membuat teks.

Selanjutnya EYD V dapat dilihat di situs https://ejaan.kemdikbud.go.id/ yang mana dalam situs tersebut terdapat berbagai referensi penulisan yang dapat membantu dalam penulisan teks sesuai tata bahasa atau gramatika.

Adapun Tesaurus juga dapat dilihat pada situsnya https://tesaurus.kemdikbud.go.id/tematis/ dalam situs tersebut kita dapat melihat sinonim atau padanan kata sehingga dalam teks dapat memiliki diksi yang bervariasi.

Terakhir Persamaankata dalam situs https://www.persamaankata.com/10863/, situs ini memiliki manfaat untuk berbagai sinonim dan antonim untuk penulisan suatu teks.

Seiring dengan berjalannya kemajuan bahasa Indonesia juga mengalami perubahan dalam tata bahasanya yaitu dengan adanya lema baru. Apa itu lema baru? Lema baru adalah perubahan penyebutan kata dengan menggunakan bahasa Inggris. Contohnya tetikus dalam bahasa Indonesia namun di kalangan masyarakat mengenalnya sebagai mouse.

Bahasa Indonesia dengan menggunakan tata bahasa atau gramatika yang baik dan benar akan memberikan suatu manfaat tidak hanya penulisannya saja akan tetapi dapat menghindari dari dampak yang akan terjadi.

Maka dari itu, mari kita suarakan kembali dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk sesuai tata bahasa dan dengan adanya penulisan teks yang baik dan benar akan memberikan manfaat bersama.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Susah Susah

Ini Tentang Jakarta

HOW WE CAN REALIZED LEX SEMPER DABIT REMIDIUM AT THIS COUNTRY WITH PANCASILA DEMOCRACY?